Surabaya, 19–21 November 2025, Universitas Gadjah Mada melalui Direktorat Kajian dan Inovasi Akademik (DKIA) berpartisipasi dalam Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di Graha Universitas Negeri Surabaya. Pada agenda nasional yang mempertemukan pemangku kepentingan pendidikan tinggi ini, UGM menghadirkan empat unit delegasi untuk menampilkan berbagai inovasi di UGM yang salah satunya pembelajaran digital, khususnya Kredensial Mikro (Micro-Credentials) yang dikembangkan melalui platform UGM Online.
Pada Senin, 10 November 2025, Direktorat Kajian dan Inovasi Akademik (DKIA) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Konsinyering dan Finalisasi Hibah Modular Course dan Credit Earning di Ruang Multimedia 2, Gedung Pusat UGM Sayap Selatan. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 13.00–15.00 ini diselenggarakan secara hybrid, dengan peserta hadir langsung di lokasi dan juga melalui platform Zoom. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian tindak lanjut pelaksanaan hibah pengembangan Modular Course dan Credit Earning yang telah diberikan kepada tim pengusul dari berbagai program studi di lingkungan UGM.
Acara dibuka dengan sambutan dari Dr. Agr.Sc. Ir. Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si., IPU, ASEAN Eng., Direktur Direktorat Kajian dan Inovasi Akademik (DKIA) UGM, yang menekankan pentingnya sinergi antara pembelajaran digital dan pengembangan karakter kepemimpinan. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Sri Suning Kusumawardani, ST, MT Direktur Sumber Daya (Ditdaya) Ditjen Dikti Saintek, yang menegaskan komitmen Ditdaya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. Jumlah peserta dari Ditdaya 84 orang.
Melalui sesi pengenalan dan eksplorasi langsung terhadap platform UGM Online, peserta pelatihan mendapatkan pengalaman belajar digital yang fleksibel, terukur, dan mudah diakses. Platform ini menjadi sarana pembelajaran berkelanjutan (lifelong learning) bagi aparatur negara agar dapat terus mengembangkan kompetensi teknis dan kepemimpinan sesuai tuntutan zaman.
Dalam kegiatan ini, peserta mengikuti lima course unggulan UGM Online yang dipilih karena relevan dengan penguatan kapasitas aparatur di bidang teknologi, inovasi digital, dan tata kelola berbasis data. Kelima course tersebut meliputi:
