Update: Juli 2025
2025

Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama 11 perguruan tinggi di wilayah Asia Tenggara dan Eropa menandatangani kesepakatan untuk pengembangan dan pemanfaatan modul mikro kredensial dalam tema Food Security and Climate Change, yang didukung oleh pendanaan Erasmus+ dari tahun 2024 hingga 2026. Kolaborasi ini merupakan inisiatif strategis untuk meningkatkan kapasitas akademik dan profesional dalam bidang ketahanan pangan dan perubahan iklim. Kegiatan ini berlangsung pada 10-11 Februari 2025 di Pattaya, Thailand.
Rekognisi Kredensial Mikro (Micro-Credential Recognition) merupakan inovasi dalam pendidikan tinggi yang memungkinkan mahasiswa dan profesional memperoleh pengakuan atas pembelajaran modular yang lebih fleksibel dan berbasis kompetensi. UGM berkomitmen untuk mengembangkan dan mengimplementasikan rekognisi kredensial mikro guna meningkatkan akses pendidikan serta mendukung integrasi pembelajaran seumur hidup. Dengan pendekatan ini, mahasiswa dapat memperoleh keterampilan yang lebih relevan dengan kebutuhan industri, sementara institusi pendidikan dapat lebih adaptif dalam menghadapi perubahan global. Inisiatif ini juga selaras dengan kebijakan pendidikan nasional serta berkontribusi pada pencapaian.